← Kembali ke Portal Berita

Upah Murah di Tengah Perjuangan Hidup Pesisir

📂 Pemberdayaan 📅 22 May 2026 👁 55
Upah Murah di Tengah Perjuangan Hidup Pesisir

Perajin Belah Teri Kalibaru: Upah Murah di Tengah Perjuangan Hidup Pesisir

Ditulis oleh Amanah Pesisir | Kalibaru Pesisir Utara Jawa

Di kawasan pesisir Kalibaru, denyut kehidupan masyarakat nelayan tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan laut. Di balik aroma asin laut dan teriknya matahari, terdapat perjuangan para perajin belah teri yang setiap hari bekerja dengan ketelitian tinggi demi membantu ekonomi keluarga.

Proses produksi teri dimulai dari penangkapan ikan teri oleh nelayan, kemudian dilakukan pengasinan sebelum dijemur di bawah sinar matahari selama beberapa hari. Setelah cukup kering, ikan teri kemudian dibawa ke rumah-rumah perajin untuk dibelah secara manual menggunakan tangan.

Pekerjaan membelah teri bukanlah pekerjaan mudah. Dibutuhkan kesabaran, kecepatan, dan ketelitian agar hasil belahan tetap rapi dan berkualitas. Satu kardus teri dengan berat sekitar 10 hingga 12 kilogram hanya dihargai antara Rp30.000 hingga Rp35.000.

Perajin yang sudah terampil mampu menyelesaikan satu kardus dalam waktu sekitar 5 jam, sedangkan pemula bisa membutuhkan hingga 9 jam kerja untuk satu kardus.

Ironi memang. Tenaga dan waktu yang dicurahkan begitu besar, namun upah yang diterima masih tergolong rendah. Meski demikian, pekerjaan ini tetap menjadi pilihan bagi sebagian besar ibu rumah tangga nelayan di Kalibaru dibanding harus menganggur tanpa penghasilan.

Bagi mereka, hasil dari membelah teri setidaknya dapat membantu memenuhi kebutuhan dapur rumah tangga, membeli beras, kebutuhan sekolah anak, hingga tambahan biaya hidup sehari-hari.

Aktivitas ini juga menjadi bagian dari roda ekonomi pesisir yang terus bertahan di tengah tekanan ekonomi dan minimnya perhatian terhadap kesejahteraan pekerja sektor pengolahan hasil laut tradisional.

Harapan masyarakat pesisir Kalibaru sederhana: adanya perhatian lebih terhadap harga hasil olahan laut dan kesejahteraan para pekerja kecil yang selama ini menjadi bagian penting dari rantai produksi perikanan tradisional Indonesia.

Tags:

Perajin Belah Teri Kalibaru Bertahan Hidup dari Upah Puluhan Ribu Di Balik Gurihnya Teri Ada Perjuangan Ibu-Ibu Pesisir 5 Jam Membelah Teri Demi Asap Dapur Tetap Mengepul Perjuangan Perajin Belah Teri di Tengah Kerasnya Hidup Pesisir Tangan-Tangan Pesisir Pengolah Teri untuk Keluarga Belah Teri dari Pagi hingga Senja Demi Kebutuhan Rumah Tangga Upah Kecil Semangat Besar Para Perajin Belah Teri Kalibaru dan Kisah Sunyi Para Perajin Teri Tradisional Di Tengah Terik Matahari Mereka Mengolah Laut Menjadi Harapan Perempuan Pesisir Kalibaru dan Perjuangan Membelah Teri Mengolah Teri Menjaga Kehidupan Keluarga Nelayan Tak Banyak Sorotan Namun Mereka Penopang Ekonomi Pesisir Belah Teri Tradisional Nafas Ekonomi Keluarga Nelayan Dari Laut ke Dapur Kisah Perajin Belah Teri Kalibaru Puluhan Ribu Rupiah untuk Berjam-jam Kerja Para Perajin Teri Perajin Teri Kalibaru Belah Teri Tradisional Industri Teri Pesisir Ibu Rumah Tangga Nelayan Pengolahan Ikan Teri Penjemuran Teri Asin Teri Asin Kalibaru Ekonomi Pesisir Kehidupan Nelayan Berita Pesisir Amanah Pesisir Pekerja Pengolah Ikan UMKM Pesisir Berita Nelayan Indonesia Teri Kering Tradisional Pesisir Utara Jawa Kehidupan Ibu Nelayan Buruh Belah Teri Pengasinan Teri Sentra Teri Kalibaru