โ† Kembali ke Portal Berita

Hikmah Ber Qurban Di Hari Raya Idul Adha

๐Ÿ“‚ Pendidikan ๐Ÿ“… 26 May 2026 ๐Ÿ‘ 50
Hikmah Ber Qurban Di Hari Raya Idul Adha

Hikmah Berqurban: Menghidupkan Kepedulian Sosial

Oleh ; Ustadz Amanu

Hari Raya Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan umat Islam, tetapi momentum besar untuk menghidupkan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial kepada sesama manusia. Qurban mengajarkan bahwa harta yang dimiliki sejatinya adalah titipan Allah SWT yang harus dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Secara bahasa, qurban berasal dari kata โ€œqarubaโ€ yang berarti dekat. Artinya, ibadah qurban adalah salah satu bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT melalui pengorbanan harta, keikhlasan, dan kepatuhan terhadap perintah-Nya.

Qurban juga menjadi simbol ketakwaan, sebagaimana Nabi Ibrahim AS rela mengorbankan putranya karena ketaatan kepada Allah SWT. Namun Allah menggantikannya dengan seekor hewan sembelihan sebagai rahmat dan pelajaran bagi umat manusia.

Allah SWT berfirman:

ููŽุตูŽู„ูู‘ ู„ูุฑูŽุจูู‘ูƒูŽ ูˆูŽุงู†ู’ุญูŽุฑู’

โ€œMaka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.โ€

โ€” QS. Al-Kautsar : 2

Melalui qurban, umat Islam diajarkan untuk membersihkan hati dari sifat kikir, menumbuhkan rasa syukur, serta memperkuat persaudaraan sosial di tengah masyarakat.

Pendekatan kepada Allah SWT tidak hanya dilakukan melalui shalat dan doa, tetapi juga melalui amal ibadah yang membawa manfaat bagi sesama manusia. Salah satu bentuk pendekatan tersebut adalah berqurban, karena di dalamnya terdapat:

Allah SWT menegaskan:

ู„ูŽู† ูŠูŽู†ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูุญููˆู…ูู‡ูŽุง ูˆูŽู„ูŽุง ุฏูู…ูŽุงุคูู‡ูŽุง ูˆูŽู„ูŽูฐูƒูู† ูŠูŽู†ูŽุงู„ูู‡ู ุงู„ุชู‘ูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ูฐ ู…ูู†ูƒูู…ู’

โ€œDaging dan darah hewan qurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian.โ€

โ€” QS. Al-Hajj : 37

Karena itu, hakikat qurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan membangun ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan umat Islam.

Siapa Saja yang Berhak Menerima Daging Qurban?

Daging hewan qurban dianjurkan dibagikan kepada:

  1. Fakir miskin
  2. Kaum dhuafa dan anak yatim
  3. Tetangga sekitar
  4. Keluarga dan kerabat
  5. Masyarakat yang membutuhkan
  6. Warga pesisir dan nelayan kurang mampu

Rasulullah SAW mengajarkan agar daging qurban dibagikan untuk memperkuat ukhuwah dan kebahagiaan bersama pada Hari Raya Idul Adha.

Di wilayah pesisir, nilai qurban memiliki makna yang sangat mendalam. Banyak nelayan hidup dalam keterbatasan, menghadapi cuaca buruk, hasil tangkapan yang tidak menentu, dan biaya operasional melaut yang tinggi. Karena itu, semangat berbagi dan saling membantu menjadi pondasi penting kehidupan masyarakat pesisir.

Melalui qurban, masyarakat diajak untuk membangun solidaritas sosial, menguatkan persaudaraan, dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang jarang menikmati makanan layak.

โ€œBerqurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi menyembelih kesombongan, keegoisan, dan sifat kikir dalam diri manusia.โ€

Tags:

hikmah qurban zakat nelayan pesisir zakat hasil laut qurban masyarakat pesisir kewajiban zakat nelayan zakat perahu nelayan zakat hasil tangkapan ikan nelayan muslim indonesia ekonomi syariah pesisir zakat penghasilan nelayan hikmah idul adha zakat hasil laut islam perhitungan zakat nelayan zakat kapal nelayan zakat usaha perikanan masyarakat pesisir islami dakwah pesisir nelayan dan zakat qurban dan zakat islam keberkahan hasil laut zakat perdagangan ikan kehidupan nelayan pesisir syariat zakat nelayan zakat bagi pengusaha kapal zakat usaha bagang qurban di kampung nelayan penguatan ekonomi umat sedekah hasil laut zakat maal nelayan fiqih zakat hasil laut zakat perikanan islam keberkahan nelayan laut dan keberkahan zakat profesi nelayan kehidupan islami masyarakat pesisir islam dan ekonomi pesisir edukasi zakat nelayan qurban dan kepedulian sosial zakat untuk kesejahteraan umat hasil laut dan zakat